6/recent/ticker-posts

Raih Penghargaan Kasal, Letda Laut (K) Arin Rivaldi Pratama Siap Mengabdi Perkuat Korps Kesehatan TNI AL

Sumber : Doc. BekasiCyberNews.com

BEKASICYBERNEWS.COM, Serpong — Modernisasi kekuatan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) tidak hanya diwujudkan melalui penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk di bidang kesehatan militer. Komitmen tersebut tercermin dalam pelantikan Perwira Prajurit Karier (PK) TNI Gelombang I Tahun Anggaran 2026, salah satunya Letda Laut (K) Arin Rivaldi Pratama, S.Kep., Ns., yang resmi dilantik pada Senin (24/07/2026).

Alumni Pendidikan Pertama Perwira Prajurit Karier (Dikmapa PK) TNI Gelombang I Tahun Anggaran 2026 itu kini resmi mengemban amanah sebagai Perwira Korps Kesehatan (K) TNI Angkatan Laut. Dengan pangkat Letnan Dua (Letda), Arin akan bertugas memperkuat pelayanan kesehatan operasional, mendukung kesiapan tempur prajurit, serta memberikan pelayanan medis preventif dan kuratif bagi keluarga besar TNI.

Pelantikan tersebut menjadi momentum istimewa bagi Korps Kesehatan TNI AL. Pasalnya, Letda Laut (K) Arin Rivaldi Pratama berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan bergengsi dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal).

Penghargaan tersebut diberikan secara sangat selektif kepada hanya tiga Perwira Remaja (Paja) terbaik dari seluruh peserta pendidikan matra laut. Keberhasilan Arin menjadi salah satu penerimanya menunjukkan keunggulan dalam aspek akademik, kepemimpinan, disiplin, mental, serta kemampuan fisik selama mengikuti pendidikan militer.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa Korps Kesehatan TNI AL memiliki sumber daya manusia berkualitas yang mampu bersaing dengan korps-korps utama lainnya dalam mencetak perwira profesional.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Letda Arin Rivaldi Pratama. Sang ibu, Enih, mengaku bersyukur dan terharu melihat putranya berhasil menyelesaikan pendidikan militer sekaligus membawa penghargaan dari Kasal.

“Kami selaku keluarga merasa sangat bersyukur sekaligus terharu atas kelulusan, pelantikan, dan penghargaan yang diterima ini. Melihat putra kami berdiri mengenakan seragam perwira TNI AL merupakan jawaban atas doa, air mata, dan perjuangan panjang selama ini,” ungkap Enih.

Ia berharap ilmu keperawatan yang dimiliki putranya dapat dipadukan dengan jiwa kepemimpinan dan kedisiplinan militer sehingga mampu menjadi prajurit yang amanah, humanis, profesional, serta memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.

Sumber : Doc. BekasiCyberNews.com ; Ibunda Enih dan Letda Laut (K) Arin Rivaldi Pratama, S.Kep., Ns.

Menanggapi doa dan harapan keluarga, Letda Laut (K) Arin Rivaldi Pratama menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh anggota keluarganya.

“Masya Allah tabarakallah, terima kasih banyak buat keluarga semuanya. Atas izin Allah dan doa-doa kalian semua, Arin bisa sampai di titik ini,” ujarnya.

Ia berharap amanah yang kini diembannya dapat dijalankan dengan penuh integritas.

“Semoga Arin selalu diberikan hati yang lembut dan akhlak yang mulia untuk menjaga amanah dari Allah SWT. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, kemudahan, kelancaran, serta rezeki yang barokah. Aamiin.,” pungkasnya.

Korps Kesehatan TNI Angkatan Laut merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga kesiapan operasional armada laut Indonesia. Sejarahnya bermula sejak era Badan Keamanan Rakyat (BKR) Laut tahun 1945 yang kemudian berkembang menjadi Dinas Kesehatan Angkatan Laut (Diskesal).

Dalam perjalanan sejarah bangsa, tenaga kesehatan TNI AL berperan dalam berbagai operasi militer, mulai dari Operasi Trikora, Dwikora, hingga misi perdamaian dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Saat ini, pelayanan kesehatan TNI AL juga diperkuat melalui sejumlah rumah sakit militer, di antaranya RSAL Dr. Ramelan Surabaya dan RSAL Dr. Mintohardjo Jakarta.

Karier seorang perwira Korps Kesehatan TNI AL dibangun melalui sistem pembinaan yang ketat berdasarkan Masa Dinas Pangkat (MDP), prestasi kerja, integritas, kemampuan jasmani, serta kebutuhan organisasi.

Untuk naik dari Letnan Dua ke Letnan Satu, seorang perwira harus memenuhi masa dinas minimal tiga tahun serta menyelesaikan Pendidikan Dasar Kecabangan (Sesarcab) Kesehatan. Selanjutnya, kenaikan menuju pangkat Kapten mensyaratkan masa dinas minimal lima tahun dengan evaluasi menyeluruh terhadap kompetensi dan kinerja.

Selain jenjang kepangkatan, TNI AL juga membuka peluang pengembangan profesional melalui berbagai pendidikan lanjutan, seperti Pendidikan Spesialisasi Perwira Kesehatan, Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa), hingga program tugas belajar jenjang magister maupun spesialis untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan militer.

Sebagai perwira kesehatan, Letda Laut (K) Arin Rivaldi Pratama akan menjalankan peran strategis, baik dalam masa damai maupun operasi militer.

Dalam kondisi normal, perwira kesehatan bertugas memberikan pelayanan medis di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) maupun fasilitas kesehatan pangkalan. Sementara dalam operasi militer maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), mereka dituntut mampu mendukung pasukan di garis depan melalui penanganan korban tempur, Tactical Combat Casualty Care (TCCC), serta menjaga kesiapan kesehatan personel selama operasi berlangsung.

Dengan lahirnya generasi baru perwira kesehatan yang berprestasi seperti Letda Laut (K) Arin Rivaldi Pratama, TNI Angkatan Laut semakin memperkuat komitmennya dalam membangun sistem pertahanan kesehatan yang modern, profesional, adaptif, dan berintegritas guna mendukung pertahanan negara di masa depan.


(Rab/Red)

Posting Komentar

0 Komentar