6/recent/ticker-posts

Kebakaran Gang Tugu Setu Cipayung Jakarta Timur Hari Ini, Asap Tebal Bikin Panik Warga

BEKASICYBERNEWS.COM, Jakarta —Kebakaran melanda kawasan Gang Tugu, Setu, Cipayung, Jakarta Timur, pada Kamis siang (14/05/2026) sekitar pukul 13.35 WIB. Peristiwa tersebut sontak menghebohkan warga setelah kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari area permukiman padat penduduk dan terlihat hingga ke sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian.

Warga sekitar terlihat berhamburan keluar rumah untuk menyaksikan kebakaran yang terjadi. Sejumlah masyarakat tampak memadati area sekitar lokasi, sementara beberapa pengendara memperlambat laju kendaraan untuk melihat kondisi kebakaran. Situasi di sekitar lokasi sempat ramai dipenuhi warga yang penasaran dengan sumber munculnya asap tebal tersebut.

Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Namun proses pemadaman dilaporkan berlangsung cukup sulit karena akses jalan menuju titik api berada di area gang yang sempit serta kondisi bangunan yang berdempetan. Situasi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Dilihat dari video yang beredar di media sosial serta informasi dari beberapa sumber di sekitar lokasi, kepulan asap tampak terus membesar saat proses pemadaman berlangsung. Dalam beberapa rekaman video amatir, terlihat warga memadati area sekitar sambil menyaksikan proses pemadaman. Beberapa warga juga terlihat membantu membuka akses jalan bagi kendaraan pemadam agar dapat lebih mudah masuk ke area permukiman.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih menunggu hasil pemeriksaan pihak terkait. Belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun total kerugian material akibat insiden tersebut. Petugas masih melakukan proses pendinginan dan pendataan di lokasi kejadian guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terkait tingginya risiko kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk. Selain faktor instalasi listrik yang perlu diperiksa secara berkala, minimnya akses jalan dan jarak antarbangunan yang rapat juga menjadi tantangan tersendiri dalam proses penanganan kebakaran di wilayah padat hunian.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran dengan memastikan kondisi instalasi listrik aman, tidak meninggalkan peralatan elektronik menyala tanpa pengawasan, serta segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar.


(Rab)


Posting Komentar

0 Komentar