6/recent/ticker-posts

Lomba Tari Kreasi Nusantara di Blu Plaza Bekasi Meriah, EO Sukses Bersama Gaungkan Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan UMKM

BEKASICYBERNEWS.COM, Bekasi — Upaya pelestarian seni budaya Nusantara sekaligus pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus digalakkan di Kota Bekasi. Salah satunya melalui penyelenggaraan Lomba Tari Kreasi Nusantara yang digelar oleh Event Organizer (EO) Sukses Bersama di Blu Plaza Bekasi, Minggu (05/07/2026).

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat seni sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Indonesia sejak usia dini. Tidak hanya menghadirkan kompetisi tari, acara ini juga menjadi ruang kolaborasi antara pelestarian budaya dengan penguatan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal.

Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari. Ratusan peserta, pendamping, dan pengunjung memadati area pelaksanaan lomba yang menghadirkan berbagai penampilan tari kreasi Nusantara dari beragam daerah di Indonesia.

Pembina EO Sukses Bersama, Yanti Darsono, S.H., menjelaskan bahwa EO yang baru dibentuk tersebut lahir dari inisiatif sejumlah pelaku UMKM yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya sekaligus penguatan ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, konsep yang diusung EO Sukses Bersama adalah menciptakan ruang sinergi antara kegiatan seni budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai kegiatan bazar UMKM.

“EO Sukses Bersama dibentuk dari teman-teman UMKM. Kami ingin membuat wadah yang bisa menyinergikan kegiatan seni budaya dengan bazar UMKM, sehingga keduanya dapat berkembang bersama,” ujar Yanti kepada awak media.

Ia menilai bahwa pelestarian budaya Indonesia harus terus dilakukan, terutama di tengah derasnya pengaruh budaya modern yang saat ini sangat digemari oleh generasi muda.

“Kami ingin anak-anak tetap mencintai budaya Indonesia. Tidak masalah mereka menyukai dance modern atau hip-hop, tetapi seni budaya Nusantara juga harus tetap dikenalkan, dipelajari, dan dilestarikan,” katanya.

Lomba Tari Kreasi Nusantara tahun ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Peserta tidak hanya berasal dari Kota Bekasi, tetapi juga datang dari berbagai daerah di Jawa Barat, seperti Karawang, Subang, dan sejumlah wilayah lainnya.

Yanti mengungkapkan, jumlah peserta yang mengikuti kompetisi tersebut melampaui ekspektasi panitia.

“Alhamdulillah, lomba ini diikuti lebih dari 60 peserta kategori tunggal dan sekitar 20 peserta kategori grup. Ini menunjukkan bahwa minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap seni tari tradisional masih sangat besar,” ungkapnya.

Berbagai kreasi tari yang ditampilkan peserta menghadirkan perpaduan unsur tradisional dan modern tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya Nusantara yang menjadi identitas bangsa.

Selain menghadirkan kompetisi seni budaya, penyelenggara juga melibatkan sejumlah pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka selama kegiatan berlangsung.

Meski jumlah tenant UMKM yang berpartisipasi di Blu Plaza Bekasi terbatas karena menyesuaikan kebijakan pengelola pusat perbelanjaan, EO Sukses Bersama tetap berkomitmen menjadikan UMKM sebagai bagian penting dalam setiap penyelenggaraan kegiatan.

“Di Blu Plaza kami menghadirkan sekitar lima tenant UMKM. Sebelumnya, saat kegiatan di Gedung Juang, kami dapat menghadirkan sekitar 25 tenant. Intinya, kami ingin seni budaya berjalan seiring dengan kebangkitan ekonomi masyarakat melalui UMKM,” jelas Yanti.

Menurutnya, kolaborasi antara sektor seni budaya dan ekonomi kreatif merupakan langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis budaya lokal.

Yanti mengungkapkan bahwa Lomba Tari Kreasi Nusantara merupakan agenda kedua yang diselenggarakan EO Sukses Bersama sejak organisasi tersebut berdiri.

Ke depan, pihaknya berencana menghadirkan berbagai kegiatan budaya lainnya yang melibatkan generasi muda, pelaku seni, serta UMKM.

“Bukan hanya lomba tari. Ke depan kami ingin mengadakan lomba hadroh, karaoke lagu daerah, hingga fashion show batik khas Bekasi. Kami juga sudah berdiskusi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan terkait berbagai program pengembangan budaya yang diharapkan mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Bekasi,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Restu Widiyanto menegaskan bahwa penyelenggaraan Lomba Tari Kreasi Nusantara bukan sekadar kompetisi, tetapi merupakan bagian dari gerakan bersama untuk menjaga dan menghidupkan warisan budaya bangsa.

“Ini bukan sekadar lomba. Ini adalah panggilan jiwa bagi para pejuang pelestarian budaya Indonesia,” tegas Restu.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, pelaku UMKM, media, hingga para orang tua peserta.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Owner Blu Plaza Bekasi yang telah memberikan fasilitas penyelenggaraan, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Bank BJB, para pelaku UMKM, sponsor, orang tua peserta, media partner, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras di balik layar hingga acara ini dapat terselenggara dengan baik. Mari kita buktikan bahwa budaya Indonesia akan terus hidup, berkembang, dan berjaya,” ujarnya.

Restu menjelaskan, kegiatan tersebut dibuka langsung oleh pihak manajemen Blu Plaza Bekasi dan mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Seluruh penampilan peserta dinilai oleh dewan juri profesional yang memiliki kompetensi di bidang seni tari, sehingga proses penilaian dilakukan secara objektif dan profesional.

Sementara itu, Yanti Darsono turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan acara, khususnya Pemerintah Kota Bekasi, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi, Bank BJB, Blu Plaza Bekasi, para sponsor, peserta, serta seluruh panitia.

Melalui kegiatan ini, EO Sukses Bersama berharap dapat terus menjadi wadah pembinaan generasi muda dalam melestarikan seni budaya Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif dan pembangunan masyarakat berbasis budaya.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat, penyelenggara optimistis bahwa kegiatan serupa akan terus berkembang dan menjadi agenda budaya tahunan yang mampu memperkuat identitas lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Bekasi.


(Rab/Red)

Posting Komentar

0 Komentar