BEKASICYBERNEWS.COM, Jakarta — Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan vokasi dan industri pengelasan terus diperkuat. Asosiasi Profesi Indonesia–Indonesian Welding Society (API-IWS) menggelar rangkaian Webinar Nasional Pengelasan "Trijaya Welding Vokasional" sepanjang Juli 2026 sebagai bagian dari program peningkatan kompetensi instruktur las serta penguatan fasilitas bengkel dan tempat pelatihan pengelasan sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring dan terbuka bagi insan pengelasan di Indonesia tersebut mengangkat tema besar "Peningkatan Kompetensi Instruktur Las dan Peningkatan Fasilitas Bengkel dan Tempat Pelatihan Las Sesuai SKKNI", sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat daya saing pendidikan vokasi pengelasan nasional.
Program webinar yang digagas API-IWS ini ditujukan bagi kepala sekolah SMK, ketua program keahlian, guru dan instruktur pengelasan, praktisi pendidikan vokasi, pengelola Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), hingga pelaku industri pengelasan di seluruh Indonesia.
Berdasarkan informasi yang disampaikan panitia penyelenggara, rangkaian webinar nasional tersebut akan dilaksanakan dalam tiga sesi utama selama Juli 2026.
Webinar pertama dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 9 Juli 2026, dengan tema "Kebijakan Transformasi Vokasi Pengelasan Nasional" yang menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus.
Selanjutnya, webinar kedua akan digelar pada Kamis, 16 Juli 2026, dengan pembahasan mengenai "Metodologi dan Sertifikasi Instruktur Las", menghadirkan pembicara dari Direktorat SMK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Direktorat Pembinaan Vokasi Kamar Dagang dan Industri.
Sementara itu, webinar ketiga akan dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026, dengan tema "Standarisasi Bengkel Las Vokasi dan Alat Uji Kompetensi", yang menghadirkan narasumber dari Direktorat Standardisasi API-IWS dan Direktur LSP-LAS.
Seluruh rangkaian webinar dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Ketua penyelenggara menjelaskan bahwa program "Trijaya Welding Vokasional" disusun berdasarkan tiga pilar utama dalam penguatan pendidikan vokasi pengelasan di Indonesia.
Ketiga pilar tersebut meliputi:
-
Penguatan kebijakan pendidikan vokasi nasional sesuai arah kebijakan Kementerian Pendidikan.
-
Peningkatan kompetensi tenaga pengajar dan instruktur pengelasan melalui sertifikasi profesi dan pengembangan metodologi pembelajaran.
-
Standarisasi fasilitas bengkel pengelasan dan sarana uji kompetensi sesuai kebutuhan industri dan SKKNI.
Menurut penyelenggara, ketiga aspek tersebut harus berjalan secara terintegrasi agar lulusan pendidikan vokasi pengelasan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Penyelenggaraan webinar nasional ini dinilai menjadi momentum penting dalam menghadapi tantangan industri manufaktur, konstruksi, energi, dan sektor strategis lainnya yang membutuhkan tenaga kerja pengelasan kompeten dan tersertifikasi.
Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan tenaga pengelasan profesional terus mengalami peningkatan seiring berkembangnya proyek infrastruktur nasional, industri manufaktur, galangan kapal, migas, hingga energi baru dan terbarukan.
Namun demikian, peningkatan kebutuhan tersebut harus diimbangi dengan kualitas pendidikan vokasi, kompetensi instruktur, serta fasilitas pelatihan yang memenuhi standar nasional maupun internasional.
"Penguatan kompetensi instruktur dan standarisasi fasilitas pelatihan menjadi faktor utama dalam menghasilkan tenaga kerja pengelasan yang profesional, kompeten, dan mampu bersaing di tingkat global," demikian disampaikan panitia dalam materi publikasi kegiatan.
Program webinar nasional ini juga mendapat dukungan dari berbagai organisasi profesi, lembaga sertifikasi, dunia pendidikan vokasi, serta pelaku industri yang memiliki perhatian terhadap pengembangan SDM pengelasan Indonesia.
Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi industri.
Selain meningkatkan kompetensi teknis, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat jejaring profesional antar-instruktur, lembaga pendidikan, industri, dan organisasi profesi pengelasan di Indonesia.
Panitia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian webinar nasional pengelasan ini dapat diikuti secara gratis oleh peserta yang memenuhi kriteria, dengan kuota peserta yang terbatas.
Peserta yang disasar meliputi kepala sekolah SMK, guru produktif pengelasan, instruktur las, praktisi pendidikan vokasi, pengelola LPK, hingga pelaku industri pengelasan nasional.
Melalui penyelenggaraan Trijaya Welding Vokasional Juli 2026, API-IWS berharap dapat berkontribusi dalam mencetak SDM pengelasan Indonesia yang unggul, kompeten, tersertifikasi, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Semangat kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, organisasi profesi, dan industri diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan ekosistem pendidikan vokasi pengelasan Indonesia yang maju, adaptif, dan berdaya saing.
"Bersama Membangun Vokasi Pengelasan Indonesia yang Kompeten dan Berdaya Saing."
(Rab/Red)

0 Komentar