BEKASICYBERNEWS.COM, Bekasi — Penguatan pendidikan karakter bagi generasi muda terus didorong melalui berbagai pendekatan edukatif. Salah satunya dilakukan melalui sosialisasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang dikemas melalui pemutaran film bertajuk “Jangan Buang Ibu” di Bioskop CGV Lagoon Avenue Bekasi, Kamis (01/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan PT Rona Bagus Karya tersebut dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah III Provinsi Jawa Barat, Dr. Hj. Rina Parlina, S.I.P., M.M., serta jajaran kepolisian, di antaranya Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. dan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Putu Kholis Aryana, S.I.K. Selain itu, hadir pula sejumlah tamu undangan dari berbagai unsur.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Sosialisasi tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman mengenai nilai-nilai karakter yang perlu ditanamkan dalam lingkungan pendidikan dan kehidupan sehari-hari.
Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan secara resmi oleh Kepala KCD Pendidikan Wilayah III Jawa Barat, kemudian peserta mengikuti pemutaran film “Jangan Buang Ibu” sebagai salah satu media edukasi untuk menyampaikan pesan mengenai pendidikan karakter.
Dalam sambutannya, Kepala KCD Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Barat, Dr. Hj. Rina Parlina, S.I.P., M.M., menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan bagian penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki akhlak, kepedulian, tanggung jawab, serta nilai-nilai kehidupan.
Menurut Rina, pendidikan memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar meningkatkan kemampuan intelektual peserta didik. Nilai moral, kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta penghormatan terhadap keluarga juga menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter.
“Pendidikan bukan hanya tentang kecerdasan, tetapi juga bagaimana kita membentuk karakter dan membangun kepedulian terhadap sesama, terutama kepada orang tua dan keluarga,” ujar Rina dalam sambutannya.
Ia menilai penggunaan film sebagai media penyampaian pesan pendidikan dapat menjadi pendekatan yang menarik dan lebih mudah diterima oleh peserta didik. Melalui cerita dan pesan yang disampaikan, film “Jangan Buang Ibu” diharapkan dapat menjadi sarana refleksi sekaligus pembelajaran mengenai pentingnya menghormati dan menyayangi orang tua serta menjaga hubungan dalam keluarga.
Kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan tersebut turut menjadi bagian dari kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembinaan karakter dan perlindungan peserta didik.
Sinergi antara dunia pendidikan, kepolisian, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dinilai memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda, khususnya dalam membangun sikap disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial.
Rina juga menyampaikan apresiasi kepada PT Rona Bagus Karya selaku penyelenggara serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sosialisasi Penguatan Pendidikan Karakter tersebut.
Ia berharap kegiatan serupa dapat memberikan manfaat bagi para peserta sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam membentuk generasi muda Jawa Barat yang berkarakter, berintegritas, dan bertanggung jawab.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi para peserta dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membentuk generasi muda Jawa Barat yang berkarakter, berintegritas, dan bertanggung jawab,” tutup Rina.
Melalui kegiatan sosialisasi PPK yang dikemas dengan media film tersebut, penguatan pendidikan karakter diharapkan dapat terus dikembangkan dengan melibatkan berbagai unsur. Kolaborasi antara satuan pendidikan, kepolisian, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi salah satu upaya untuk menanamkan nilai-nilai karakter secara berkelanjutan kepada generasi muda.
(Red)

0 Komentar